Header Ads

Bandung Primadona Pucuk Coolinary Festival

Pucuk Harum di arena Festival  (pict : dok.pribadi )
( Bergaya bareng BCC - Bandung, Pick : dok.Nchie Hanie )


_________________________________________________

Bandung  adalah  tujuan wisata kuliner yang paling potensial  bagi warga masyarakat lokal maupun Nasional seakan kalimat yang sering meluncur dari generasi millennial :

“Apa  sih  yang  tidak  ada  di  kota  kembang  untuk  berburu  (wisata)  kuliner  semua  ada . . . di  Bandung.”

Kalimat demikian sering terdengar ringan saja meluncur tidak hanya dari gen millenialnya termasuk dari ibu – ibu muda  demikianpun mereka yang telah berumur.

Potensi kota Bandung bukan semata jumlah variasi kuliner yang sedemikian banyak seakan  unlimited     termasuk jumlah penduduk yang lumayan padat.   Berdasar data statistik  tahun 2016  ada sekitar  dua juta tiga ratus lebih masyarakat kota yang terkenal  juga dengan julukan  smart city  ( Kang Emil,  yang sering mengungkapkan tentang kata ini).

Jika yang dibidik  dalam   pucuk coolinary festival   ini adalah rentang  usia antara                  20 – 24 tahun  maka jumlahnya ada sekitar  259.461 orang (data statistik tahun 2016)  sehingga menyaksikan jumlah sedemikian besar kita yakin  produsen atau  brand  apapun akan mengejar kantong gemuk target pemasaran  seperti tatar Pasundan ini.

Para penari saat pembukaan acara Pucuk Coolinary Festival (pict : Nchie Hanie)



Pucuk Coolinary Festival 

Festival Kuliner Pucuk Harum    Pucuk Coolinary Festival      diselenggarakan  pada 27 – 28 Oktober 2018 membuat penulis cukup suka – cita karena lokasi di  lapangan Pussenif   adalah lingkungan militer yang menjadikan para pengunjung termasuk penulis tentunya  merasa yakin saja terkait dengan aspek keamanan,  ketertiban juga kebersihan relatif   sangat kondusif.

Pucuk Coolinary Festival    perdana telah diselenggarakan  di kota Malang,   maka kali ini  Pucuk Coolinary Festival  kembali hadir di kota Bandung,  salah satu kota yang ditetapkan oleh  Kementerian Pariwisata Republik Indonesia  sebagai destinasi wisata kuliner dengan sajian kuliner andalannya yang lezat dari beragam rasa.


Saat penulis beserta sepuluh blogger lain terjun ke lokasi   Pucuk Coolinary Festival          maka akan kita temukan tiga zona keren dan menarik  di zona manis  dengan 29 tenan manis manis diantaranya adalah :  Let’s Go Gelato,   Roti Bakar Gempol,  Belah Doeren,  Colenak Murdi Putra,  Hokkaido Bosh Cheesetaart,   Pisang Nugget Bandung Sanders Milk Donuts,  Bandros Cowboy Roti Jon  dan banyak lagi yang manis – manis termasuk   yang manis sekali  cuss ke lokasi . . . .  

Martabak San Fransisko  Bandung Makuta  Mochio Ice Cream  Bolu Bakar Tunggal   Roti Jon  Bandung Princess Cake    Pie Word  Arromanis  Raja  Cau   Mangkok  Manis   Kedai  Nyonya  Rumah  Djongko  67  Kue  Balok   Bandros  Cowboy,   akh . . . .  nama – nama ini mincing imajinasi dan selera makan.

Zona Gurih :

Batagor Sukajadi,  asli urang Bandung akan memahami secara detail tahu yang diselipkan ikan plus tepung terigu dan campuran aci dijodohkan bumbu kacang,  jeruk juga kecap disantap panas – panas banyak yang suka  dan  Pepes Jambal Karawang
Segala yang gurih tersedia


Serta zona pedas. Terbayang oleh semua sambal dan macam – macam cemilan yang aura pedasnya membuat bersin – bersin bagi yang sensitip,   penulis mah berusaha untuk menjaga lambung agar tidak jebol.

Beberapa acara menarik telah dirancang sedemikian rupa agar pengunjung betah di lokasi yang saat hari Sabtu terasa terik menggigit dan hari Ahadnya selepas shalat dzuhur sempat hujan sehingga pelataran lapangan Pussenif agak banjir dan becek,  ini lho acara saat itu :

Zona Pedas
Seblak Basah Deu Tjenghar
Penyet Goang Bu Oom
Dan huhu . . . macam - macam yang pedas pedas 
Zona Manis :   Ada Colenak Murdi Putra dan    Awug Cibeunying


“happy hour” 
Adalah salah satu kiat penyelenggara yang  amaging  memberikan potongan harga Rp 10.000,-  bagi siapapun yang belanja,    sehingga mereka  yang memahami manual acara akan mengintip dengan seksama acara   happy hour     ini,  kemudian pihak penyelenggara juga membagikan 10.000  porsi makan gratis menu tertentu.

Berdasar  pantauan twit yang di posting hari Sabtu  (27/10/2018) oleh Kang Hilman,  pengunjung sabar antri menunggu giliran jatahnya batagor Bandung dengan porsi minimalis namun mereka senang . . . .      ( ada sensasi antri dan gratiiss ! )  sepertinya pada hari Ahad (28/10/2018) tampaknya akan lebih heboh lagi karena woro – woro yang semakin menebar seperti virus dibawa angin menuju sudut – sudut kota Bandung yang super dinamis.

Ice Cream di Zona Manis paling segar dan seksi (pict : dok.pribadi)


Spicy King Noodle Contest
Pengunjung akan diajak ikut lomba dengan menyantap mie jumbo pedas dalam waktu dan level pedas yang sudah ditentukan,  seluruh blogger yang hadir dari obrolan saat kami berkumpul sejak awal kami semua berminat untuk menyaksikan kontes ini,  namun waktunya adalah misteri sehingga masing – masing dari kami tidak mungkin menunggu  sesuatu yang tidak pasti.
Menanti sesuatu yang tidak pasti itu berat lho . . . . makanya paling ceriteranya menunggu mereka siapapun yang berkesempatan hadir.

Membagikan 10,000 porsi makanan khas Bandung
Biasanya pembagian makanan gratis itu banyak diselenggarakan ketika bulan Ramadhan,  karena menjadi budaya dan tradisi di bulan penuh berkah saling berbuat baik dan berbagi rezeki,   maka ketika membaca ada acara pembagian makanan gratis serasanya itu sesuatu bingit.

Memang ketentuan jamnya tidak disampaikan secara terbuka, sehingga yang mengetahui hanya panitia dan pembawa acara,  senang membacanya ketika kemudian acara ini terlaksana . . .   lanjutkan.


Pemilihan Tenant Faporit
Jumlah tenant yang tersedia diacara festival lebih dari 100 yang dibagi dalam zona pedas, gurih dan manis tentu saja disamping untuk keindahan dan ketertiban seluruh tenant yang ada ternyata Pucuk Coolinery Festival akan menghargai tenant terbaik penataan, keindahan dan sebagainya sebagai apreasi bagi upaya pemilik tenant dimasing – masing zona.
Tentu saja penulis yakin dengan kontes tenant terbaik masing – masing akan berusaha dan berupaya menjadi tenant pavorit sehingga menyabet tenant terbaik dan penilaian akan dilakukan oleh pengunjung yang datang berkeliling.




Hokkaido Bosh Cheesetaart  (pict : dok.pribadi)

Temukan Rasa Favoritmu
Setelah berkeliling di zona manis banyak makanan yang menggiurkan terutama aneka jenis ice cream dengan berbagai rasa dan harga puteri bungsu penulis hingga tiga tenant tetap yang dipilihnya adalah ice cream, sedangkan emaknya berhasil memborong    - Hokkaido bosh cheesetart -     apakah cemilan dengan nama  panjang ini harus dideskripsikan lebih detail,  oke dicoba ya dalam edisi khhusus.


Hokkaido Bosh Cheesetaart

Menarik dalam   Pucuk Coolinary Festival  ini ada pembagian zona berdasarkan rasa yang tidak pernah kami menyaksikan seperti yang diselenggaran the pucuk harum.

Masih ada hari esok yang penasaran berburu kuliner atau hanya sekedar ngambil gambar mencari inspirasi yang real kelihatan sangat menyenangkan . . .

Semoga harapan penyelenggara sebagaimana diungkap oleh Bapak   Erick Harijanto Marketing Manager RTD Tea & Juice PT Mayora Indah Tbk,  dari Pucuk Harum menargetkan ada sekitar 80 – 150 ribu pengunjung dari jumlah penduduk kota yang lebih dari dua jutaan,  dan tampaknya target ini tercapai.
Sukses untuk Pucuh Harum









Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.