Header Ads

Manfaatkan Skyscanner Menuju Negeri Seribu Satu Taman Laut di Wakatobi




Taman Laut Wailamo Waha - Wakatobi (pict:dok.pribadi)
Menjelajah taman laut Wailamo  seakan kami masuk kedunia fiksi yang menakjubkan menyaksikan aneka bentuk, warna dan posisi karang bertebaran sekeliling dalam air hanya sekitar 8 meteran yang baru sekali ini kami selami.

Rumpun  karang ada yang beranting – ranting terhimpun membentuk rangkaian – rangkaian yang ditebar dengan penataan teramat apik,  ada yang berkelopak – kelopak mirip bunga mawar dengan karakter yang kokoh dan kuat bahkan ada yang seperti tataan bunga melati dengan himpunan yang berjumlah ribuan tidak terhingga bertebaran indah di pandang dari balik kacamata bawah laut yang kokoh menghindari air laut menuju mata,  pasti perih dan berbahaya jika tanpa pengaman.

Warna karang bawah laut membuat penulis  tertegun antara pantulan sinar Matahari siang di bawah permukaan air paduan warna air laut biru hijau dan putih transparan tercabik – cabik dengan warna karang putih susu, coklat, creme hijau, kuning dan ungu terpana dan tidak terduga,  memang penulis sempat beberapa kali menyaksikan pemandangan bawah laut yang   selama ini hanya sekedar lewat vidio, televisi swasta dan mendapat kiriman rutin dari beberapa profesional diver yang setiap bulannya menyelam untuk kepentingan pemantauan kebersihan dasar laut.  Namun kali ini di awal  bulan Februari 2018  membuat kekaguman yang takkan pernah tergantikan bahkan sepertinya  pengalaman menyelam di Wakatobi adalah sejenis kebahagiaan yang sangat langka, mewah dan mahal.

 
Sejenak Mengenal Wakatobi
Kini sesungguhnya  Wakatobi menjadi salah satu incaran traveller sebagai  destinasi wisata taman laut terbaik di dunia dan  kita bisa memilih keindahan demi keindahan yang berbeda puluhan taman – taman laut maha karya sang pencipta dapat kita rambah dengan bebas tinggal survey informasi juga testimoni dari para mantan pengunjung agar waktu tidak mubazir.

Wakatobi terletak disebelah tenggara pulau Sulawesi ibukotanya Kendari  dengan luas wilayah ± 174.600 km persegi tercatat pada tahun 2010 jumlah penduduknya sekitar 17.36 juta jiwa.

"Nikmat mana yang engkau dustakakan" QS. ar Rahman (pict:dok.pribadi)



Wangi - wangi Wakatobi (pict.dok.pribadi)
Jika mendengar sebutan Wakatobi fikiran yang muncul dalam benak penulis  adalah nama satu wilayah terpencil atau terluar bahkan terasing  bisa saja orang berimajinasi macam – macam namun dimasyarakat dan beberapa sumber menuliskan bahwa Wakatobi singkatan dari beberapa pulau besar yang terdiri dari Wangi – wangi (Wa), Kaledupa (Ka),  Tomia  (To) dan Binongko (Bi).  Senyatanya wilayah tenggara Sulawesi ini terdiri lebih dari 100 pulau dan 70 bahasa ibu,  kisah – kisah mistik dari 100 pulau ini pun menjadi semacam budaya lisan yang viral berdasarkan kisah dari mulut ke mulut  misal tentang pulau yang berpindah – pindah posisi mengikuti gerakan angin dan ombak. 

Bisa jadi iya dan bisa jadi mungkin segalanya jika dikisahkan memang sangat menarik apalagi penulis biasa hidup di daratan yang jauh dari suasana pantai serta pulau.  
Dan saat ini Wakatobi telah ditetapkan sebagai lokasi taman nasional pada tahun 1996 dengan luas total sekitar 39 juta hektar.

Menjajal salah satu taman laut di Waha - Wailamo sebagai salah seorang  masyarakat awam yang hampir sepenuh usia hidup di pegunungan  menyaksikan karang – karang beraneka ragam dengan warna yang menakjubkan diselingi  berbagai jenis ikan mini yang berlarian diantara berbagai jenis bentuk koral keterpanaan yang tidak berkesudahan. Subhanallah.

Salah satu species koral berwarna kuning keemasan (pict:dok.pribadi)

Taman Laut terindah Wakatobi (pict:dok.pribadi)

Subhanallah . . .

Wangi – wangi,
Kendari adalah ibu kota Sulawesi Tenggara, adapun Wakatobi adalah salah satu kabupaten yang pusat administrasinya di Wangi – wangi,   hampir bermacam kebutuhan termasuk material untuk bangunan dikirim dari Kendari menuju bandara Matahora atau pelabuhan Bau – bau.
Wangi – wangi menjadi gerbang menuju Wanci, Binongko dan Tomia meskipun suasana jauh dengan situasi kota – kota besar di Indonesia untuk itu kita perlu bersiap – siap terkait transportasi, tidak ada ( belum ya . .  )  moda transportasi seperti angkot,  ojek daring atau taxi daring semua by rental (sewaan) khusus dan ini relatif cukup mahal.

Sebagaimana penelusuran penulis pada situs ini bahwa Wangi – wangi adalah akses yang mudah untuk kegiatan wisata yang berbeda – beda,  termasuk mereka yang berminat terhadap kebudayaan lokal dan masih original  maka budaya masyarakat Bajo Desa Mola  dan desa – desa seperti Liya menawarkan lingkungan yang menarik dan upacara – upacara adat.   

Kaledupa,
Pulau Kaledupa adalah pulau yang paling subur di Wakatobi,   kita dapat mengunjungi tempat warisan budaya (Masjid Bente) dan Ollo Benteng,  belajar tenun tradisional di Pajam dengan ikat yang otentik, memancing menjadi hal yang akan mengasyikkan, sensasinya berbeda antara memancing di laut di sebuah pulau terpencil dengan di sungai pada umumnya. 

Tomia
Kecamatan Tomia, terletak di desa Lamanggau yang memiliki hamparan pantai pasir putih yang teramat indah lazimnya di tepi pantai kitapun akan menyaksikan jejeran nyiur dan hutan – hutan bakau.  Tentu saja di Tomia kita dapat menyaksikan salah satu panorama bawah air yang sangat eksotik seperti dialam mimpi. Memang jarak ke Tomia lumayan jauh sekitar 69.5 km dari Wangi – wangi.

Persiapan diving bersama Raidah (pict:dok.pribadi)

Sombu Dive satu dari sekian taman laut indah di Wakatobi  (pict:dok.pribadi)



Binongko
Beberapa keunikan pulau Binongko adalah masyarakatnya turun temurun memiliki ketrampilan  sebagai   pandai besi sehingga pulau inipun mendapat julukan sebagai pulau tukang besi, alamnya indah dengan tebing – tebing khas dimana sebagian penduduk bermukin di tebing – tebing tersebut dengan adat – istiadat yang kokoh pada Binongko Allah anugerahkan hutan – hutan mangrove dengan tinggi pohon hingga 20 meter,

Berbeda dengan pembicaraan masyarakat dunia mengenai Wakatobi khususnya para penyelam profesional mereka faham dan tahu secara pasti bahwa di taman – taman lautnya memiliki ± 750 dari 850 species koral dengan aneka tipekarang yang menakjubkan serta terdapat 112 jenis karang dari 13 famili dan 93 jenis ikan sebagaimana telah penulis buktikan saat kunjungan pada 1 – 5 Februari 2018 yang lalu, data ini penulis temukan dari sini. 

Sedang masyarakat setempat memiliki kebanggaan tersendiri dengan beberapa kuliner tradisional yang terdiri dari Kasoami Pepe.
Saat penulis sempat berkunjung pada salah seorang kerabat yang menyiapkan hidangan aneka hidangan laut beraneka macam mulai dari cumi – cumi, udang, ikan patin, ikan tuna ya Allah mewahnya hidangan yang kami dapatkan, namun

Kima atau Kerang Mutiara Tombole Kukure  belum sempat kami pesan akan tetapi sang tuan rumah dengan ramah : “silahkan coba suaminya” tentu saja kami saling berpandangan . . . dalam fikiran kami mencoba suami itu sesutu . . . maksudnya adalah jenis makanan tradisional yang ditumbuk dan bahan dasarnya dari singkong. 

Manfaatkan Skyscanner !
Skyscanner  yang penulis fahami adalah mesin pencarian untuk kepentingan perjalananan keseluruh dunia mesin digital ini dapat memindai situs – situs penerbangan, hotel  dan penyewaan mobil cukup terkenal diseluruh dunia.   Maka dengan Skyscanner menghasilkan berbagai penawaran dari ratusan maskapai penerbangan yang terkoneksi,   bahwa kemudian akhirnya dapat melayani para pelanggan 
( traveller ) dan dengan mudah menentukan pilihan yang tersedia pada mesin Skyscanner.

Pilihan penerbangan yang akan kita lakukan dengan cara  memanfaatkan skyscanner mari kita coba sedikit menjajalnya dengan tujuan Wakatobi dari Bandung.

Biaya perjalanan udara menuju Wakatobi start dari Bandung pp cukup dengan Rp 10.000.000,- (sepuluh juta) akan tetapi tentu kita harus menghitung biaya makan sehari – hari,  penginapan juga transportasi plus biaya sewa kapal untuk menyelam disarankan satu grup antara 8 hingga 10 atau 15 orang sehingga jika berjamaah harga diving plus pemandu bawah laut  menjadi relatif lebih murah dan berhemat banyak.
Estimasi biaya perjalanan udara sebaiknya kita manfaatkan skyscanner disamping mudah, lengkap dan mendunia.

Mudah
Ketika kita sudah berniat melakukan perjalanan kesatu wilayah  dan menabung sesuai budget aman termasuk jaminan asuransi,  kemudahan dunia digital salah satu yang mungkin kita akrabi bersama oke kita buka mesin pencarian google dan ketik ini   https://www.skyscanner.co.id/maskapai
Tidak mau susah ketik detail satu - satu bisa lewat copy paste dari beberapa info di twitter lengkap ya Kakak disana berbagai info penerbangan akan kita peroleh secara percuma alias gratisan.






Perhatikan dan amati dengan seksama aplikasi awal sepintas saja  mata akan menyorot logo   skyscanner   dengan beberapa simbol atau gambar yang otomatis dapat kita terjemahkan dengan segera. 



Gambar (simbol)  pesawat, bed dan car,   untuk reservasi penerbangan cukup klik gambar pesawat maka kita diminta mengisi (klik) alternatif melakukan perjalanan, dengan pilihan :

1.       Pulang pergi
Untuk option nomor ini bagi traveller yang segala jadwalnya sudah pasti sehingga bisa sekaligus pesan untuk pergi dan pulang sehingga mereka dapat  menghemat tenaga dan waktu; ingat – ingat tanggal tiket berangkat juga kembali jangan sampai hangus.

2.       Sekali jalan
Bisa jadi sang traveller ingin bersantai lebih lama atau ingin mengunjungi beberapa kerabat yang tidak pernah jumpa dan seribu alasan untuk memesan hanya sekali jalan saja.

3.      Multikota
Perjalanan multikota dengan jadwal ketat dan pasti yang paling praktis sudah dipersiapkan dengan ticket yang lengkap skyscanner memvasilitasi dengan option ketiga.


Klik   and   klik   itu mudah kita lakukan pada aplikasi  skyscanner  akan tetapi penting sekali  diperhatikan semua opsi agar tidak terjadi kekeliruan informasi jawaban yang kita dapatkan, darimana kita memulai perjalanan, tujuannya kemana, berangkat juga pulang tanggal berapa mau menggunakan kelas ekonomi atau bisnis hindari kekeliruan agar tidak kecewa mendapat jawaban yang tidak kita kehendaki.



Lengkap
Informasi skyscanner sangat lengkap dari kotak dialog pertama maka kita akan masuk pada menu berikutnya yang tentu saja opsinya kita sendiri  yang memilih serta menentukan hunting sementara dari Bandung (BDO) – Makassar (UPG)
Kotak dialog menampilkan tampilan harga dengan tiga opsi yaitu terbaik, termurah dan tercepat. Kenapa opsi terbaik dan tercepat sama saja ya . . . maksudnya mungkin agar berfikir lebih realistis.

-          Terbaik ; 
Harga Rp 2.000.790
- Termurah; 
Harga  Rp 1.981.000,-
- Tercepat
Harga  Rp  2.000.790,-

Tentu saja kita akan menyaksikan dalam kotak ada tampilan penawaran jenis pesawat dan jam terbang, tinggal memikirkannya lebih seksama.

Perjalanan berikutnya transit di Makassar (UPG) menuju Kendari (KDI) angka – angka yang muncul sebagai berikut :

Makassar menuju Kendari
-          Terbaik
Harga Rp 583.800,-
-          Termurah
Harga  Rp 537.200,-
-          Tercepat
Harga  Rp  583.800,-
Kendari menuju Wangi – wangi Rp 1.292.000,-

Asumsi berdasarkan penjelajahan  acak memanfaatkan  skyscanner mengambil opsi harga termurah adalah :

Rp 1.292.000 + Rp 537.200,- + Rp 1.981.000 =  Rp 3.810.200,- logikanya jika pp dikalikan 2 maka harga penerbangan Rp  7.620.400,-
Kendari (KDI) – Wangiwangi Wakatobi (WNI)




Mendunia
Perjalanan menggunakan skyscanner kita bisa menuju mana saja tujuan di dunia ini, semuanya cukup dengan klik and klik jangan lupa isi kuota jika tidak jarak terdekat sekalipun kita tidak akan dapat mengaksesnya.

Harga berdasarkan hunting acak totalnya Rp  7.620.400,-   penulis yakin para traveller akan mencari harga terbaik lewat skyscanner menuju Wakatobi  baik itu pesawat, penginapan dan rental untuk mendukung sarana transportasi selama menikmati taman – taman laut terindah di dunia.
Pengalaman  diving  (menyelam) juga snorkeling adalah salah satu rezeki yang patut penulis syukuri dan berbagi kenikmatan dengan bahagia mengisahkan . . . buktikan Wakatobi adalah surga laut untuk Nusantara dan penting kita jaga bersama.


Ciburial   25 Rajab 1439 H









12 komentar:

  1. wah dah lama pengen ke wakatobi euy.. belum pernah diving tapinya..hahha.

    BalasHapus
  2. Wah, bunda kereeen nih, sudah sampai wakatobi. Terus aku kapan nih bisa sampai kesana...
    Semoga kesampaian.

    BalasHapus
  3. Wah, wakatobi menawan sekali. Baru tahu kl ternyata Wakatobi punya kepanjangan. Semoga suatu saat nanti bisa berwisata ke wakatobi. .😇

    BalasHapus
  4. Wahh bundaaa...

    Jadi tambah pengen ke wakatobi...

    BalasHapus
  5. Bunda keren banget udah ke Wakatobi. Salah satu tempat impianku..

    BalasHapus
  6. Wah Wakatobi dan segala keindahanya. Someday i will be there

    Salam
    www.kidalnarsis.com

    BalasHapus
  7. Oh bisa ya cari cari info dan pesan lewat Sjyscanner, Bunda. Keren juga nih aplikasinya. Ada webnya juga ya. Wakatobi bikin mupeng banget, kapan ya bisa ke sana, indah dan berwarna gitu.

    BalasHapus
  8. waaaah ko seru banget ini kayanya bun, aku belum pernah ke wakatobi hehe

    BalasHapus
  9. Pengen banget ke Wakatobi, baca postingan ini kepengennya makin nambah

    BalasHapus
  10. Wah liburan ke Wakatobi asyik bgt ya bunda. Berani nyelem yaa? Saya mah takut tenggelam, yg berhubungan dengan air memang parno dari kecil

    BalasHapus
  11. Perjalanan ke Wakatobi ini masuk wishlist pribadi saya. Mungkin kelak bisa pakai Skyscanner kalau tabungan sudah cukup.hehehe

    BalasHapus
  12. Jadi pengen jalan-jalan terus kalo dipermudah gini hahah makasii dah sharing bundaa

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.