Ayam Tangkap Nostalgia Rasa Di Kedai Tarik Ulur Cigadung Bandung

Pict : @Lygia_Pecandu_Hujan


Indonesia adalah Surga segala hal,  baik alamnya seperti gunung, laut, langit hingga batu – batu yang hitam membeku, pepohonan yang indah,  ikan – ikan jumlahnya ribuan jenis hingga apapun sepertinya wajib kita bersyukur atas limpahan karunia – Nya yang tiada terhingga.


Satu hal kekayaan bangsa ini adalah tentang  kulinernya.

Coba Kita ingat wilayah Nusantara ini dari Sabang hingga Merauke ;   jika saja  menjajaginya sepanjang hidup tidak  akan pernah usai merambah satu demi satu jumlah aneka jenis masakan bangsa Indonesia. 

Bahkan sedikit bukti sempat ada unggahan video jumlah sampah makanan usai pesta dan yang disebut – sebut adalah rakyat Kita ;  memiliki kegemaran  mengundang keluarga besar dengan jumlah hidangan beraneka ragam makanan sehingga jatuh pada sikap mubazir karena bangsa ini adalah bangsa yang kurang bersyukur.

Mari kita menuju provinsi Aceh . . . . yuk !

Jika membahas kuliner masyarakat Aceh dengan total  wilayahnya55.390 km2 (21,390 sq mi)   dan keindahan alam yang memukau rasanya bisa mensejajarkan dengan  Bali tetapi menurut penulis lebih indah Aceh ;   berhubung Bali sudah lebih dulu viral ke dunia Internasional tentu saja dengan demikian Bali menjadi lebih     terkenal,   namun hal yang paling  special dari Aceh adalah masyarakat Islam yang terkenal kokoh ke – Islamannya paling tidak Kita mengenal Teuku Umar dan Cut Nyak Dien  yang mengusir penjajah Belanda dengan dasar kokoh.  Bagi  Cut Nyak bahwa tentara Ratu Wilhelmina wajib dienyahkan dari Bumi Rencong   karena ke-kafirannya pada          Allah Swt. 

(Subhanallah epic – nya Cut Nyak !)

Aceh di samping terkenal dengan kefanatikannya terhadap ajaran Islam dalam segi kreasi masakan masyarakat tanah rencong khususnya,  mereka cukup populer dengan jenis lauk atau sambal (kata orang Minang),  dialah si ayam tangkap, kopi tarik dan roti cane juga pulut durian  maka tentu saja untuk masyarakat kota Bandung yang kangen bernostalgia rasa . . .   tidak perlu berangkat dan berburu kuliner menuju Aceh meskipun dari Bandung yang penulis ketahui dalam sehari ada dua penerbangan menuju Medan sambung ke Aceh,   datang saja segera ke Kedai  Tarik Ulur di Jalan Terusan Cigadung no. 3 Bandung


Kopi Susu Tarik (pict:dok.pribadi)


Pulut Durian (@NengHujan)
Menuju  Aceh berpesta kuliner di tempat asalnya  selain biaya yang cukup mahal tentu saja menyantap ayam pramugari harus diagendakan secara terencana dan nabung dulu buat beli ticket pesawat,  jika belum ada ijin Allah boleh singgah ke review ini yaaa . . . . . ( wow tahun 2015 ! )


Ayam Pramugari dan ayam tangkap menurut Pak Sofyan pemilik  Kedai Makan di Desa Cot Mancang Kecamatan Kotabaru ;    sesungguhnya bumbu atau rempah – rempahnya sama saja akan tetapi  memang ada perbedaan mendasar ayam pramugari itu utuh dihidangkan adapun ayam tangkap bentuknya adalah potongan demi potongan   sehingga bisa pesan missal . . .  pahanya saja atau dada saja.

Syudaa . . . ya kita balik ke Bandung.

Daun Kare /   ( dari sini )

Ayam Tangkap Super Enak (pict : dok.pribadi )

Ayam Tangkap,  Kopi Tarik,  Roti Cane dan Pulut Durian

Kedai Tarik – Ulur,  ruangannya super sederhana.  

Bagi penulis,  kunjungan ke Jalan  Terusan Cigadung dengan interior  yang menyudut sedikit ke arah Barat menjadi semacam nostalgia lokasi menyantap ayam tangkap dan terasa guyub bersama  masyarakat menengah hingga bawah,  tetapi jangan terlalu under estimate karena pelanggan yang datang sekedar mampir membeli sesuatu dibungkus _ take away   pulang pergi selama penulis sempat singgah di kedai ini hampir sekitar dua jam rerata menggunakan roda empat jika ini menjadi ukuran.

Sempat  menyapukan mata keseluruh ruangan,  baik di langit - langit dan beberapa sudut kosong diisi mantan botol – botol mahal kemudian direkayasa menjadi lampu gantung, pot bunga hidup dan pas batang / ranting kering,  setengah takjub atas kreatifitas tanpa batas.

Dekorasi unik yang penulis saksikan tampaknya akan menjadi  salah satu daya pikat  Kedai Tarik Ulur dan cocoklah untuk tempat meeting yang hangat juga bernostalgia  mengenang Banda Aceh lewat kulinernya, diantaranya ayam tangkap.
Terbayangkan bagi penggemarnya khusus tentang daun - daunan yang unik dan specifik krenyes - krenyes. 

Bismillah . . .   
Santap ayam tangkap beserta nasi panas  full berbagai rempah lokal  dan ayam bersembunyi manis dibalik timbunan rempah lengkuas tumbuk berubah menjadi enak disantap perlahan.

Ayam goreng ini memang sangat berbeda dengan jenis kuliner ayam yang bermacam - macam,  specifikasi utama karena ada tumbukan lengkuas menyaru jadi semacam abon kering diseling rasa daun kari yang dikenal populer dengan sebutan daun temurui,   dulu penulis mengira itu teh daun jeruk.  Perkiraan itu masih ada ditulisan Kompasiana belum diedit biarkan . . . keawaman itu tampak nyata dan transparan tidak ada niat untuk menutup - nutupi.

Rempah lengkuas agak memiliki sensasi khusus bagi orang Bandung,   apalagi daun temurui penulis melihat di Kedai Tarik Ulur juga beberapa pot tanaman ini (daun kare) di ekspose indah dengan antusias penulis mengamati helai demi helai daun kare ini.  Bagi penggermar tanaman pasti kabita pengen punya untuk dipelihara . . . .



Roti Canne Kare ayam (pict:dok.pribadi)



Pict:dok.pribadi

Kopi Tarik  _ Susu Dan Kopi 
Kopi Gayo memang dah kakoncara sejak penulis melek dengan berbagai jenis kopi selain kopi  Aroma yang jualan dekat Banceuy  dari Kota Bandung, para pembelinya rela antri. Sesungguhnya dalam pengamatan penulis penggemar kopi Aroma dan rela antri berjam - jam adalah jenis keajaiban hidup manusia  yang rela berburu kopi sebegitunya dan ini terjadi hampir setiap hari.

Sepemahaman penlis kopi Gayo acap kali disebut - sebut salah satu kopi special bagi penggemar kopi,   baiklah saat disuguhi yang dingin dan seruput energik mendalaminya dalam otak . . . nach yang terasa memang special lalu karena ketika itu satu gelas berdua maka rencana akan kembali pengen minum kopi Gayo sendiri saja.

Kenapa harus segelas berdua,  terasa nelangsa . . .  gitu ya.
Bukan karena ingin hemat,  penulis ingin semua yang dihidangkan bisa diicip dan mengisahkannya secara obyektif.

Penulis akan membuktikannya segera dalam waktu dekat dan mencoba kopi Tarik segelas sendiri saja, dah itu mendeskripsikannya lebih detail lagi beserta menggabarkan keindahan tanah Gayo yang belum sempat disambangi. 



Daftar Harga April 2019 (pict : dok.pribadi)


Roti Cane dan
Roti Canne ini mirip roti India atau Arab.
Baik roti canne yang manis atau yang canne kari (curry) yang asin  dua - duanya asyik disantap jika sambil kumpul.  
Mungkin mencoba sendiri saat mendesak lapar pasti enak cuma tidak nikmat.
nikmat itu ketika menyantap sesuatu ada kebahagian yang menyertainya,  maka sebaik - baik kebahagiaan itu bersama - sama tidaklah mungkin kenikmatan menyantap kopi tarik Gayo dengan roti canne sendiri saja.

Ajakin rekan, tetangga dan keluarga ke sini yuuks reservasi dulu biar tidak menunggu lama ke nomber :  082130320288


Pulut Durian
Pulut Durian yang kemudian menjadi ketan durian demikian yang tercantum dalam black board di tengah ruangan harga dua puluh ribu rupiah terkesan untuk selera penulis menjadi primadona rasa di kedai ini,  jika suatu ketika mampir lagi maka akan take away buat Bapak Kami yang sangat gemar terhadap kuliner bernama pulut Durian.

Bapak saat menjejaki wilayah Montasik dan Meulaboh di Aceh yang dikejarnya adalah durian . . . Aceh memang hampir seluruh wilayah Aceh  surga durian yang tiada duanya.

Ingat berbagai kuliner Aceh khususnya ayam tangkap dan kopi susu tarik, plus roti canne dan pulut durian chek nomber yang telah penulis tebalin supaya mudah membacanya.
Selamat menyantap rasa kuliner Aceh yang khas di kota Bandung yang segala rasa kuliner ada di sana.


Kamis,    13 Sya'ban 1440 H /  18 April 2019 M 

30 Komentar untuk "Ayam Tangkap Nostalgia Rasa Di Kedai Tarik Ulur Cigadung Bandung"

  1. Nama tempatnya lucu, menunya kayaknya sedap nih. semoga kalau pas mudik bisa ke sana icip icip

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudik. Biasanya mudik itu menjelang lebaran Kita berdo'a semoga bisa pada mudik ya ya ya

      Hapus
  2. Ah teu ajak-ajak bund, udah ngiler sejak lama ayam tangkap nih katanya enak banget. Ngacai deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Neng . . . jiga Ibu Mil saja ngacaiiiii wk wkw wk yuuks cuss kadinyalaah

      Hapus
  3. Kopi tariknya menggoda bun. Aku pernah nyoba kopi tarik di My Kopi O. Penasaran pengen cobain juga kopi tarik disini. Tapi dicigadung bun meni tebih dari kabupate hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cigadung memang jauuuh kedah ngendong heula di daerah eta mah. Kopinya kopi Gayo . . . beneran uenakkee

      Hapus
  4. Yah laper bun wkwk kebetulan nih suka banget sm durian, sepertinya harus coba mampir kesana deh harganya pun lumayan terjangkau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Order Neng tanya tanya dulu by handphone Hari Senin mereka pade pade Liburan . . . .

      Hapus
  5. Mashaa Allah aku jadi kabita bun, jam segini liat postingan ini aku langsung cusss cari sarapan wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Latihan teter di mana Ceu didinya mach pinter drama . . . ,

      Hapus
  6. Mmm kayaknya pengen coba.... Ngabibita nih bunda

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat uenak bagusnya tilpon tilpon heula Neng biar ndak lama nunggu . . .

      Hapus
  7. Enak nih bun...
    Pengen coba akh
    Ngiler liatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jauh ndak dari rumah tinggal itu ada no tilp bagusnya tilp dulu biar ndak kelamaan nunggu.

      Hapus
  8. wah, ini ayam tangkap yang terkenal itu bun :D

    BalasHapus
  9. Kopi tarik ulurnya menggoda bun, ayamnya juga, eh roti cane-nya juga. Semua aja ini mah, maklum yang bacanya lagi bayar puasa hari ini ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya bisa shaum pasti kerasa buanget nikmatnya pas mo buka itu bahagia.

      Hapus
  10. euleuh Bun aku udah lama nyari daun Kare, wah jadi kepengen melihara nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiga - na BUnda juga harus nanem daun karee ya lumayan kalau ngadamel ayam tangkap sendiri pan bisa praktek mesti gagal juga teu nanaon

      Hapus
  11. Aduh ngilerr banget aku jadi lapar:( harus di coba nih🤤

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba Order, no tilp - nya jangan lupa order

      Hapus
  12. Kopi tarik ulur? Nyerii atu buuun wkwk
    Terlihat menggoda bun ayam nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ampooon alimlah ditarik - ulur magh heran ya . . . namanya Kedai Tarik Ulur

      Hapus
  13. langsung catat alamat ku tertarik sama makanannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Order dulu Teh biar ndak terlalu lama nunggu banyak pelanggannya

      Hapus
  14. Bun aku jadi ngiler liatnya keliatan enak semua hihi
    Range harganya pun murah meriah yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uenakkeun pisan di lidah teh, selera urang Aceh yang disesuaikan dengan selera urang sunda

      Hapus
  15. duh bunda, ngiler euy liat roti canne nya..hmmm pasti lezat banget niy, dulu pas tugas ke Aceh pernah merasakan masakan ayam tangkap asli from the kitchennya..hmmm..uenaaak tenaaaann hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aceh mah kulinernya saingan sama Padang mantaaav

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel